1 Litre of Tears

Dari judulnya aja udah ketahuan kalau kita bakal nangis lihat film ini. Film yang mempunyai 11 episode ini diangkat dari kisah nyata seorang anak bernama Kitou Aya yang baru berusia 15 tahun. Gadis ini  mengidap penyakit Splenocerebellar Ataxia atau Splenocerebellar degeneration, sebuah penyakit yang menyerang persarafan motorik yang berada di otak. Ia meninggal pada umur 25 tahun. Dia menulis buku hariannya hingga ia tidak bisa menulis lagi karena penyakitnya. Akhirnya buku hariannya itu di terbitkan dengan judul “1 Litre of Tears” yang terjual lebih dari 1 juta copy.

Dalam filmnya Erika Sawajiri memerankan Aya Ikeuchi sebagai pemeran utama. Aya hidup dalam keluarga yang harmonis. Ayahnya mewarisi toko tahu dari ayahnya dan ibunya bekerja sebagai penasehat kesehatan. Aya mempunyai 2 adik perempuan bernama Ako dan Rika dan 1 adik laki-laki bernama Hiroki. Ako bersekolah di SMP yang sama dengan Aya, Hiroki masih bersekolah di SD dan yang paling kecil Rika yang masih TK. Saat itu Aya sudah lulus dan akan mendaftarkan diri di SMU favorite di Jepang. Ia mempunyai seorang sahabat dari SMP yang sama bernama Siguira Mari. Mereka berhasil lulus ujian dan masuk kelas yang sama. Di kelas itu Aya menjabat sebagai ketua kelas dan wakilnya bernama Haruto Asao. Haruto adalah laki-laki yang menolong Aya saat Aya terlambat saat tes karena terluka.

Aya menyukai senior basketnya saat SMP yang saat itu juga bersekolah di SMU yang sama dengan Aya. Aya dan Mari masuk ke club basket dan di sana mereka mempunyai sahabat baru bernama Matsumura Saki. Aya memang berbakat dalam bermain basket dan ia menunjukkan kemampuannya itu.Di hari lain akan ada festifal dan sebagai ketua kelas Aya memutuskan untuk menampilkan paduan suara.

Suatu hari Aya berangkat sekolah dengan berlari namun belum jauh dari rumahnya ia terjatuh. Dagu Aya terluka dan orangtuanya yang melihatnyapun cemas. Ibunya buru-buru membawa Aya ke rumah sakit sedangkan ayahnya di rumah menjaga toko dan Rika. Di rumah sakit dagu Aya sudah diobati dan dia bertemu Haruto disana. Ibunya masih berbicara dengan dokter, karena ibunya adalah penasehat kesehatan maka ia selalu memperhatikan kesehatan anaknya. Akhir-akhir ini ibunya memperhatikan Aya sering terjatuh dan ketika Aya jatuh tadi tangan Aya tidak terluka, biasanya orang yang terjatuh akan mempertahankan diri dengan tangannya. Akhirnya ibunya memeriksakan Aya dengan scan seluruh tubuh.

Di sekolah Aya sibuk dengan latihan paduan suaranya. Aya jadi sering terjatuh, tidak bisa mengambil sesuatu secara tiba-tiba, menjatuhkan barang dengan tiba-tiba dsb. (susah njelainnya) Sementara saat hasil pemerikasaan keluar ibunya datang sendirian padahal dokter Mizuno menyarankan ibunya datang bersama suaminya. Ibunya berkata bahwa ia adalah penasehat kesehatan jadi ia tahu tentang kalimat-kalimat kesehatan. Dokter Mizuno menjelaskan bahwa Aya mederita penyakit Splenocerebellar Ataxia atau Splenocerebellar degeneration (SCD). Aya akan kehilangan keseimbangan dan secara perlahan-lahan akan kesulitan berjalan, menulis, makan, bicara dll sampai akhirnya lumpuh total. Mendengar itu ibunya hanya bisa diam. Dia sangat terkejut dengan hasil pemeriksaan itu karena sebagai ibu dia merasa sudah memberi keluarganya makanan yang bergizi. Ia bertanya apakah ada obat untuk penyakit ini dan ternyata jawabannya tidak ada.

Karena tidak terima dengan hasil pemeriksaan dokter tersebut san ibu pergi ke dokter 5 dokter lain dan semua dokter yang ia kunjungi mengatakan hal yang sama dan memang tidak ada obat untuk penyakit itu. Ibu juga membaca buku untuk membuktikan bahwa yang dikatakan dokter salah. Tidak ada yang tahu hal itu kecuali ibu yang masih berusaha mencari tahu tentang penyakit anaknya. Ayah akhirnya bertanya apa yang terjadi. Mereka berdua sangat sedih mengetahuinya. Dokter Mizuno menyarankan agar segera memberitahu Aya namun ibunya tidak tega.

Aya adalah anak yang pintar. Ia sendiri bertanya pada ibunya bagaimana hasil pemeriksaan waktu itu tapi ibunya bilang bahwa ia baik-baik saja. Aya yakin ada sesuatu yang terjadi. Ia mencari tahu lewat internet dan ia mencocokkan apa yang di bacanya di Internet dengan gejala yang ia alami.

Saat hari festifal berlangsung Dokter Mizuno datang ke rumah Aya menemui ibu Aya. Dokter Mizuno ingin orangtua Aya memberitahu Aya secepatnya agar ia tidak menyesal. Dokter Mizuno menceritakan pengalamannya dulu. Dia juga pernah punya pasien anak2 yang menderita penyakit SCD tapi ia tidak memberitahu lebih awal hingga anak itu mencapai tahap yang lebih serius anak itu minta dokter itu untuk mengembalikan waktunya agar ia bisa melakukan lebih banyak hal.

Esoknya orangtua Aya membawa Aya ke rumah sakit untuk menemui dokter Mizuno. Aya bisa menebaknya karena Aya sudah mencari tahu di Internet. Aya menangis ketika dokter Mizuno bilang bahwa yang ia tahu itu benar. Di rumah Aya masih menangis, ia bertanya kepada ibunya kenapa harus dia yang menderita penyakit itu. Ibunya ikut menangis dan bilang seandainya saja ibu bisa menggantikan Aya ibu akan melakukannya. (hiks-hiks)

Ibunya terus memberi semangat kepada Aya. Dokter Mizuno menyarankan agar Aya menulis buku harian agar ia bisa tahu kondisi perkembangan penyakit Aya. Dr Mizuno terus melakukan penelitian terhadap penyakit ini. Ia mengikuti seminar dan melakukan percobaan pada tikus putih yang mempunyai penyakit SCD. Melalui penelitiannya dan membaca buku harian Aya Dr Mizuno menyimpulkan bahwa penderita SCD di bawah umur 20 tahun penyakitnya akan berkembang lebih cepat. Dr Mizuno hanya memberi Aya obat untuk memperlambat perkembangan penyakitnya.

Aya terus tegar menghadapi hari-harinya meskipun ia tahu kondisinya, itu karena dukungan dari orangtuanya. Adik-adik Aya tidak ada yang tahu tentang penyakit Aya. Ako adalah adik Aya yang sangat iri kepada Aya karena Aya lebih diperhatikan daripada dia sampai akhirnya ia tahu yang sebenarnya. orangtua Aya menceritakan yang sebenarnya kepada anak-anak mereka dan berharap adik-adiknya bisa membantu kakak mereka.

Hari-hari berlalu dan penyakit Aya sudah mulai memburuk. Dia susah berjalan. Dia harus menghadapi tatapan orang-orang yang menatapnya dengan tatapan aneh. Ako berencana akan masuk ke sekolah Aya jika sudah lulus agar dia bisa membantu kakaknya kapanpun juga. Dengan kondisi Aya seperti itu seniornya yang dikaguminya menjauhinya, tapi untung saja ada Haruto yang selalu menemaninya.

Teman-teman sekelas Aya juga mulai terganggu dengan kondisi Aya. Hanya Haruto dan Mari yang selalu setia saat Aya membutuhkan. Gurunyapun menyarankan kepada ibu Aya agar menyekolahkan Aya di sekolah khusus karena jika Aya tetap bersekolah disana maka akan menyusahkan murid-murid lain. Aya selalu susah berjalan hingga ia selalu dibantu teman-temannya dan terlambat masuk kelas. Aya juga susuah menulis sehingga teman-temannya terlambat materi pelajarannya. Sebenarnya Aya tidak mau bersekolah di sekolah khusus tapi karena tidak sengaja mendengar keluhan teman-teman sekelasnya tentang dia akhirnya ia setuju untuk pindah.

Di sekolah khusus ia bertemu dengan cewek yang menderita penyakit yang sama dengannya. Namun cewek itu keadaannya lebih parah dari Aya. Cewek itu mengaku butuh waktu 30 menit untuk berganti pakaian.

Kisah ini benar-benar mengharukan. Tiap episode pasti nangis. Semangat Aya untuk hidup, perjuangan keluarganya yang selalu membantu dan menyemangati Aya semuanya memberitahu kita betapa hidup itu sangat berharga. Bener-bener “1 Litre of Tears”.

    • Talitha
    • April 4th, 2010

    one of my favorite Japan dorama ^_^)

  1. my fav dorama ever… pie di Indonesia uda dibikin film spesial Natal dulu kan… Yang maen Chelsea.

    titip link donk mi..,

      • ismidipzme
      • April 6th, 2010

      okeh2..
      gag sah khawatir.. aku psang link blog qm deh..
      jgan lpa knjungi blogku yang di blogger jga ya..hehe..

      • bloggermu yang mana? aq titip pasangin link-q dund..

    • ismidipzme
    • April 7th, 2010

    udah aq pasang linkmu..yang hanifabinder itu-kan?bloggerku yang ismidipzme.blogspot.com.

    • kaemiura
    • April 18th, 2010

    udah nonton ci dulu di TV, pengen nonton lagi deh..
    kemarin dah cari-cari dvdnya tapi ga ada yang jual.
    ada yang punya referensi donlot gitu??

    • odie
    • April 24th, 2010

    cari di idws da tuh link donlotnya

  2. 1 of my fav dorama, very cool n inspirative

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: